ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA DESA SUKARJO MESIM KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS

Radika, Radika (2025) ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA DESA SUKARJO MESIM KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS. Other thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang kuning Dumai.

[img] Text (Skripsi)
SKRIPSI RADIKA SIDANG.docx

Download (3MB)

Abstract

Implementasi kebijakan merupakan tahap krusial dalam memastikan sebuah program mampu mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini berfokus pada implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai implementasi PKH berdasarkan indikator teori George Edward III: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, serta menelaah dampaknya terhadap lima tujuan utama PKH, yaitu peningkatan taraf hidup KPM, pengurangan beban ekonomi, perubahan perilaku, penurunan angka kemiskinan dan kesenjangan, serta pengenalan produk keuangan formal.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Desa, pendamping PKH, serta keluarga penerima manfaat baik yang layak terdaftar maupun layak tidak terdaftar. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH mampu meningkatkan akses pendidikan melalui bantuan biaya sekolah dan menekan angka putus sekolah, meningkatkan akses kesehatan melalui pemeriksaan rutin bagi ibu hamil dan balita, serta meringankan beban pengeluaran keluarga miskin melalui transfer tunai bersyarat. Selain itu, PKH juga mulai mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju kemandirian.
Namun, terdapat beberapa hambatan implementasi, antara lain kurangnya sosialisasi yang menyebabkan kesalahpahaman di masyarakat, keterbatasan jumlah pendamping sehingga pengawasan tidak merata, disposisi pelaksana yang belum sepenuhnya responsif, serta lemahnya pemutakhiran data yang mengakibatkan penerima tidak tepat sasaran. Aspek pengenalan produk dan layanan keuangan formal juga masih belum optimal.
Kesimpulannya, implementasi PKH di Desa Sukarjo Mesim cukup efektif dalam meningkatkan kesejahteraan KPM, tetapi belum berjalan maksimal. Perbaikan komunikasi, peningkatan kapasitas sumber daya, peneguhan komitmen pelaksana, serta penguatan sistem birokrasi dan verifikasi data diperlukan agar tujuan PKH tercapai secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Unnamed user with username stia
Date Deposited: 31 Jan 2026 07:59
Last Modified: 31 Jan 2026 07:59
URI: http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/267

Actions (login required)

View Item View Item