TINA BERLINA LUNASTI SILITONGA, Tina (2025) ANALISIS KINERJA UPTD PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KOTA DUMAI DALAM MENANGANI KASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN. Other thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang kuning Dumai.
|
Text
skripsi Tina Fixx.docx Download (1MB) |
Abstract
Kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan serius di Kota Dumai dengan jumlah kasus yang meningkat setiap tahunnya. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan bagi korban. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa gejala masalah yaitu masih kurangnya upaya dalam meminimalkan terulangnya kasus kekerasan perempuan dan anak, serta masih kurangnya ketepatan waktu penyelesaian kasus yang ditangani. Dari gejala masalah tersebut, perumusan masalah pokok penelitian yaitu: ““Bagaimana Kinerja UPTD Perlindungan Perempuan Dan Anak Kota Dumai Dalam Menangani Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan”
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kinerja UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan, dan (2) untuk mengetahui faktor pendukung serta penghambat yang memengaruhi kinerja UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuh informan, terdiri atas Kepala UPTD, Kepala Subbagian Tata Usaha, pendamping kasus, konselor, psikolog, serta korban kekerasan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan sudah tergolong cukup baik. Hal ini terlihat dari kualitas pelayanan yang profesional dan humanis, kuantitas kasus yang dapat ditangani dengan dukungan layanan hotline 24 jam, tingkat kepercayaan korban yang cukup tinggi, serta adanya rasa tanggung jawab petugas dalam mendampingi korban hingga proses hukum selesai. Faktor pendukung kinerja meliputi profesionalisme pegawai, adanya sistem layanan terpadu, serta kepercayaan korban terhadap UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai. Sementara itu, faktor penghambat antara lain keterbatasan sumber daya manusia, lamanya proses hukum, kurangnya koordinasi antarinstansi, dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan kasus.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kinerja UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai sudah cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pelaksanaan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai perlindungan perempuan dan anak
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with username stia |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 04:16 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 04:16 |
| URI: | http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/241 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

