IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TILANG ELEKTRONIK (E-TILANG) PADA SATUAN LALU LINTAS (SATLANTAS) POLRES DUMAI

VIVI ENGGRAINI SABITA, VES (2025) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TILANG ELEKTRONIK (E-TILANG) PADA SATUAN LALU LINTAS (SATLANTAS) POLRES DUMAI. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang kuning Dumai.

[img] Text (Skripsi)
SKRIPSI VIVI ENGGRAINI SABITA.docx

Download (1MB)

Abstract

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai merupakan bagian dari Kepolisian Resor yang bertanggung jawab dalam penegakan hukum lalu lintas lalu lintas serta pelaksanaan kebijakan publik di tingkat lokal. Salah satu kebijakan strategis yang saat ini dijalankan adalah penerapan Tilang Elektronik (e-Tilang. Implementasi kebijakan e-Tilang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penindakan hukum serta mendorong transparansi dalam pelayanan publik.
Berdasarkan observasi yang penulis lakukan terdapat gejala masalah, antara lain: masih kurangnya sosialisasi mengenai prosedur E-Tilang kepada masyarakat menimbulkan kebingungan dalam memahami alur penyelesaian tilang dan keterbatasan alat yang masih menggunakan satu perangkat untuk merekam pelanggaran lalu lintas.
Adapun rumusan masalah pokok penelitian ini, yaitu: Bagaimana implementasi kebijakan Tilang Elektronik (E-Tilang) pada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui implementasi kebijakan Tilang Elektronik (E-Tilang) pada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kebijakan Tilang Elektronik (E-Tilang) pada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan menurut George C. Edward III (Pramono, 2020), yang mencakup empat indikator, yaitu: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari seluruh personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai dan masyarakat yang pernah terkena tilang elektronik. Dalam penelitian ini Penetapan sampel untuk Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai menggunakan teknik sampling jenuh dan untuk maskayarakat menggunakan teknik insidental sampling. Jenis data dan sumber dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan angket serta analisis data dengan teknik skala likert.
Hasil penelitian diketegorikan Cukup Baik dari 117 responden dengan total skor sebesar 4.330 berada pada rentang skor 3.121-4.368 dengan persentase 46%. Faktor pendukung dalam implementasi kebijakan tilang elektronik (e-Tilang) pada satuan lalu lintas polres dumai terdapat pada indikator disposisi, dapat dilihat dari responsivitas yang baik dari petugas dalam menghadapi kendala atau pertanyaan masyarakat terkait e-Tilang Kemudian, struktur birokrasi dapat dilihat dari pelaksanaan prosedur e-Tilang yang dijalankan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Sementara faktor penghambat terdapat pada indikator komunikasi dapat dilihat dari kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai alur dan prosedur penyelesaian pelanggaran lalu lintas melalui e-Tilang yang telah dilakukan secara jelas dan mudah dipahami. Kemudian, sumber daya dapat dilihat dari masih kurangnya perangkat pendukung untuk pelaksanaan e-Tilang yang tersedia dan berfungsi dengan baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Unnamed user with username stia
Date Deposited: 30 Jan 2026 02:44
Last Modified: 30 Jan 2026 02:44
URI: http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/233

Actions (login required)

View Item View Item