AZURA, A (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN DIGITAL PAYMENT PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA DUMAI. Diploma thesis, STIA LANCANG KUNING DUMAI.
|
Text (skripsi)
SKRIPSI AZURA (BAPENDA).docx Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah untuk mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), termasuk dalam pengelolaan pajak daerah. Namun, penerapan digital payment di Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai masih menghadapi tantangan karena belum tersedianya aplikasi khusus pembayaran pajak, sementara masyarakat dan pegawai telah memiliki pengalaman dalam memanfaatkan layanan digital, seperti mobile banking maupun aplikasi keuangan elektronik. Gejala ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kesiapan pengguna dengan ketersediaan sistem. Oleh karena itu, penelitian ini merumuskan permasalahan tentang “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Digital Payment pada Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai”.
Penelitian ini menggunakan teori (Widodo dan Putri 2020) yang menekankan bahwa penerapan digital payment dipengaruhi oleh faktor individual, meliputi kompetensi digital, pengalaman menggunakan teknologi, sikap terhadap perubahan, serta motivasi, dan faktor organisasional, yaitu dukungan manajemen, infrastruktur teknologi, program pelatihan, serta budaya organisasi. Populasi penelitian berjumlah 90 responden, terdiri atas 30 pegawai dan 60 masyarakat. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling untuk pegawai dan insidental sampling untuk masyarakat. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan wawancara, serta data sekunder dari dokumen dan literatur terkait. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan skala likert.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individual, khususnya pengalaman menggunakan teknologi dan sikap terhadap perubahan, memberikan kontribusi tinggi terhadap kesiapan penerapan digital payment. Pada faktor organisasional masih terdapat keterbatasan, terutama pada dukungan manajemen karena belum adanya aplikasi resmi pembayaran pajak daerah. Secara kuantitatif, penelitian ini memperoleh total skor sebesar 4.171 dengan persentase 62%, yang termasuk dalam kategori cukup baik dan berada pada rentang 3.510–4.590. Dengan demikian, tingkat kesiapan penerapan digital payment secara keseluruhan dinilai cukup baik dan dapat menjadi landasan bagi pengembangan sistem pembayaran pajak digital sesuai kebijakan SPBE.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with username stia |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 08:11 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 08:11 |
| URI: | http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/215 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

