IMPLEMENTASI PROGRAM POS PELAYANAN TERPADU LANJUT USIA (POSYANDU LANSIA) KELURAHAN LAKSAMANA KECAMATAN DUMAI KOTA (STUDI PADA UPT PUSKESMAS DUMAI KOTA)

MUHAMMAD AZRIN, M.A (2024) IMPLEMENTASI PROGRAM POS PELAYANAN TERPADU LANJUT USIA (POSYANDU LANSIA) KELURAHAN LAKSAMANA KECAMATAN DUMAI KOTA (STUDI PADA UPT PUSKESMAS DUMAI KOTA). Other thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang kuning Dumais.

[img] Text (Skripsi)
SKRPSI MHD AZRIN (FULL).pdf

Download (10MB)

Abstract

Program Posyandu Lansia merupakan pengembangan dari kebijakan Pemerintah melalui pelayanan bagi lansia 60 tahun ke atas yang penyelenggaraannya melalui program puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat, dan organiasasi sosial. Posyandu Lansia bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui berbagai kegiatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Dalam pelaksanaannya, di temukan gejala masalah pada Program Posyandu Lansia Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota sebagai berikut : Kurangnya partisipasi Lansia dalam Program Posyandu Lansia dan belum tercapainya kunjungan Lansia pada Posyandu Lansia Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota.
Berdasarkan gejala yang di temukan, maka penulis merumuskan permasalahan dalam penelitian yaitu “Bagaimana Impementasi Program Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia) Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota (Studi Pada UPT Puskesmas Dumai Kota)”. Adapun Tujuan dari penelitian: Untuk mengetahui Implementasi Program Posyandu lansia di kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota, dan Untuk mengetahui faktor Pendukung dan faktor Penghambat Impementasi program Posyandu Lansia di kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini menurut George Edwads III dalam Kristofol, (2019:62), mengatakan ada empat indikator dalam implementasi kebijakan, yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah jenis sampling jenuh dan purposive yang diambil dari pegawai, kader, dan Masyarakat Lansia sebanyak 120 orang. Jenis dan sumber data penulis menggunakan data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data penulis yaitu observasi, wawancara dan kuisoner. Analisa data menggunakan skala likert dan pengukuran data menggunakan garis kontinum.
Sementara faktor pendukung dalam Implementasi Program Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia) Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota (Studi Pada UPT Puskesmas Dumai Kota) yaitu terdapatnya pada indikator Disposisi dapat dilihat adanya perlakuan yang sama terhadap Masyarakat Lansia dengan tidak memandang garis

kekerabatan dan lain sebagainya, kemudian indikator Struktur Birokrasi dapat dilihat adanya penyuluhan yang di berikan kepada Lansia terkait Program Kesehatan Lansia yang di berikan pemerintah. Sementara pada faktor penghambat terdapat pada indikator Komunikasi dapat dilihat masih kurangnya respon dari Masyarakat Lansia terkait program Posyandu Lansia yang di laksanakan, kemudian pada indikator Sumber Daya dapat dilihat masih kurangnya sarana prasarana pendukung bagi kegiatan Posyandu Lansia.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan terhadap 4 (empat) indikator yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Organisasi. Pada Implementasi Program Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia) Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota (Studi Pada Puskesmas Dumai Kota) terdiri dari 120 responden, diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 3.866 dapat dikategorikan Baik dengan rentang Skor Interval 3.361-4.320.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Unnamed user with username stia
Date Deposited: 13 Feb 2026 08:03
Last Modified: 13 Feb 2026 08:03
URI: http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/299

Actions (login required)

View Item View Item