CHINTYA, Y (2025) ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP STATIS PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA DUMAI. Diploma thesis, STIA LANCANG KUNING DUMAI.
|
Text (skripsi)
SKRIPSI CHINTYA YUANITA_2010090811042.docx Download (686kB) |
Abstract
Pengelolaan arsip statis merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh lembaga kearsipan dalam rangka akuisisi, pengolahan, pelestarian, serta penyediaan arsip permanen yang memiliki nilai guna kesejarahan. Pengelolaan arsip statis yang efektif sangat penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
Pada Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kota Dumai masih ditemukan gejala-gejala masalah yang terjadi yaitu : (a) masih adanya arsip yang sulit ditemukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai (b) masih adanya arsip yang tidak ditemukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan arsip statis pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan arsip statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai.
Dalam penelitian ini menggunakan teori Sugiarto dan Wahyuno (2014) yang menetapkan ada sepuluh indikator pengelolaan kearsipan antara lain : Kepadatan, Mudah dicapai, Kesederhanaan, Keamanan, Kehematan, Elastisitas, Penyimpanan dokumen seminimalnya, keterangan-keterangan yang diperlukan, dokumen yang disusun secara up to date dan sistem penggolongan yang tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, angket, dan wawancara terhadap 29 pegawai yang secara langsung terlibat dalam pengelolaan arsip. Data dianalisis menggunakan Skala Likert untuk mengukur tingkat keberhasilan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip statis dikategorikan cukup baik dengan total skor 1.979 dengan persentase 72,84% dalam rentang 1.450–2.030. Sebanyak 47,76% responden menilai baik, 32,89% menilai cukup baik, dan 19,89% menilai tidak baik. Faktor pendukung meliputi (1) dokumen yang up to date dengan penyimpana efisienagar dokumen lebih rapi dan terhindar dari penumpukan, (2) kepadatan ruang penyimpanan agar arsip lebih mudah diakses, dan (3) sistem penyimpanan arsip yang ditata secara teratur dan mudah dipahami. Sementara itu, faktor penghambat utama adalah (1) sistem penggolongan arsip masih belum konsisten sehingga menimbulkan perbedaan dan kekeliruan penyimpanan, (2) keterangan (indeks) yang belum optimal karena data pendukung belum lengkap, dan (3) aspek kehematan yang belum optimal apabila tidak ditunjang dengan metode penyimpanan terorganisir serta teknologi yang tepat. Disarankan agar dinas menyusun pedoman penggolongan arsip yang baku dan menerapkan sistem kearsipan berbasis teknologi informasi guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas arsip secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with username stia |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 08:40 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 08:40 |
| URI: | http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/222 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

