ANALISIS PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS PADA DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA DUMAI

YULIA NINGSIH, YN (2025) ANALISIS PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS PADA DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA DUMAI. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang kuning Dumai.

[img] Text (Skripsi)
KESELURUHAN SKRIPSI YULIA NINGSIH.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pemberdayaan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya inklusi sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup kelompok masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik dan intelektual. Meskipun Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat telah melaksanakan berbagai program bantuan dan rehabilitasi yaitu masih ditemukan beberapa kegiatan dalam program rehabilitasi sosial pada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai yang belum berjalan optimal dan juga masih ditemukannya kegiatan pemberdayaan pada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat terhadap penyandang disabilitas yang belum terealisasi di Kota Dumai. Berdasarkan gejala masalah tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Pada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui Pemberdayaan Penyandang Disabilitas pada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai. (2) Untuk mengetahui dampak pemberdayaan bagi penyandang disabilitas Kota Dumai yang diberikan oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto (2013) yang mencakup aspek bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi.
Penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai telah melaksanakan berbagai program pemberian bantuan sosial berupa uang tunai, sembako, alat bantu seperti kursi roda dan alat dengar, serta pelayanan kesehatan dan pendidikan melalui posyandu lansia dan akses layanan pemerintah. Namun, realisasi anggaran dan pencapaian program masih bervariasi, dengan distribusi bantuan dan pelayanan sosial yang belum merata antar kecamatan dan sebagian penyandang disabilitas belum menerima bantuan. Pemberdayaan difabel perlu dilakukan secara terintegrasi melalui pemenuhan hak dasar, peningkatan akses layanan, pendataan akurat, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan agar program lebih efektif dan sesuai kebutuhan, sehingga seluruh penyandang disabilitas di Kota Dumai dapat menikmati hak dan kesejahteraan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Unnamed user with username stia
Date Deposited: 29 Jan 2026 08:32
Last Modified: 29 Jan 2026 08:32
URI: http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/219

Actions (login required)

View Item View Item