EFEKTIVITAS PEMBINAAN NARAPIDANA PADA RUTAN KELAS IIB DUMAI

RESNI, F (2024) EFEKTIVITAS PEMBINAAN NARAPIDANA PADA RUTAN KELAS IIB DUMAI. Diploma thesis, STIA LANCANG KUNING DUMAI.

[img] Text (SKRIPSI)
SKRIPSI RESNI FORITA.docx

Download (598kB)

Abstract

Untuk menanggulangi tindak pidana dalam masyarakat, Indonesia mengandalkan hukum pidana sebagai dasar hukum yang mengatur larangan dan sanksi terhadap pelanggaran Penelitian ini mengkaji efektivitas program pembinaan narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) dalam konteks rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Program pembinaan di Rutan dirancang untuk memberikan pendidikan, keterampilan, dan dukungan psikologis kepada narapidana guna mengurangi angka residivisme dan memfasilitasi reintegrasi yang sukses ke Masyarakat. Penulis menemukan gejala-gejala masalah yaitu masih kurangnya partisipasi narapidana pada pembinaan yang dilakukan oleh rutan dan masih kurangnya pencegahan dalam pengulangan tindak pindana dirutan kelas IIB Dumai. Rumusan masalah ini yaitu: bagaimana Efektivitas Pembinaan Narapidana Pada Rutan Kelas IIB Dumai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembinaan narapidana dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keefektifian pembinaan narapidana di rutan kelas IIB dumai
Teori yang digunakan menurut Sutrisno Dalam Aisyah (2022) menyatakan untuk mengukur efektivitas pembinaan narapida yaitu: Pemahaman Program, Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Tercapainya Tujuan dan Perubahan Nyata. Populasi adalah para pegawai dan warga binaan pemasyarakatan. Teknik pengambilan sampel adalah Sensus dan proporsional random sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel karena jumlahnya sedikit dengan jumlah 89 orang. Jenis data dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner/angket. Analisa data menggunakan teknik pencarian kategori nilai dengan menggunakan statistic Deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan di Rutan Kelas IIB Dumai secara umum efektif, dengan skor total untuk pemahaman program mencapai 673, ketepatan sasaran 695, ketepatan waktu 695, tercapainya tujuan 683, dan perubahan nyata 693. Program ini dinilai berhasil mencapai tujuan utamanya, namun masih terdapat ruang untuk perbaikan terutama dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan narapidana. Faktor pendukung utama adalah ketepatan sasaran dan waktu, sementara faktor penghambat termasuk perubahan nyata dan pencapaian tujuan yang belum sepenuhnya optimal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Unnamed user with username stia
Date Deposited: 27 Jan 2026 08:46
Last Modified: 27 Jan 2026 08:46
URI: http://repository.stia-lk-dumai.ac.id/id/eprint/204

Actions (login required)

View Item View Item